Friday, November 16, 2012

Laughing Out Loud!


LOL
Pronunciation: /lɒl, ɛləʊˈɛl/
Definition of LOL
abbreviation
informal
laughing out loud; laugh out loud (used chiefly in electronic communication to draw attention to a joke or amusing statement, or to express amusement):
I love how you said ‘coffee is not my cup of tea’. LOL!
(Oxford Dictionaries)

LOL
An abbreviation for laughing out loud,[1][2] or laugh out loud,[3] is a common element of Internet slang. It was used historically on Usenet but is now widespread in other forms of computer-mediated communication, and even face-to-face communication. It is one of many initialisms for expressing bodily reactions, in particular laughter, as text, including initialisms for more emphatic expressions of laughter such as LMAO[4] ("laugh(ing) my ass off"), and ROTFL[5][6][7][8] or ROFL[9] ("roll(ing) on the floor laughing"). Other unrelated expansions include the now mostly historical "lots of luck" or "lots of love" used in letter-writing.[10]
(Wikipedia)


If each night has its theme, I certainly would pick `LOL` as the best theme for 2 nights ago (14/10)! J

I don’t know what has gotten into me that night as I suddenly approached the brink of the cliffs and it left me no option than to jump to the cliffs itself! *LOL*

What the hell is going on....???

I won’t speak here too much since I still am on the way and have no idea where is the way gonna lead me to *LOL* but I’ll give you a hintヾ(´ー`)ノhehe it’s not the first time as I had one once in college!
(Soooooo easy to guess!)

Any warning?
Objection?

Hey, I think I am well equipped this time and I won’t take it too seriuos!
Never! J
Promise! J
*LOL*

Okay, just because I don’t share it here doesn’t mean that I will keep silent forever *LOL* (it’s not my nature digging a hole to bury something fishy inside XD XD – it’s not that fishy, I swear!)

Let me see someone...

Hmm..
Exactly! J

It is she...
And only she...

4-years-different-twin as we're born in the same manufacturing – as limited as ever – but due to the company strategy, she’s got to be released first! *LOL*

Yes, I want to know what will she respond about this `stuff`.. J

Frankly, I kind of figure what is her response!   
Or maybe, I don’t care as she supports me always..
Maaan, it’s not support by the way!!
What is the right term to replace `I am Her, She is Me`?

Well, it reminds me the day when the first time we slipped out the word that fortunately brought us to the conclusion how lucky we were to find each other..
(For sure! That suprised me a lot yet I was so thankful! :D)
Then we convinced ourselves that it was waaaaaay too okay even brought up all reasons behind our preference (I think this is the childish part as I love it though! *LOL*)
Until the time we had a train back to Roma from Pisa ~ how we wished, supported and warned each other not to admit defeat until we’re running out of bloods *LOL*

I trully believe that there’s no coincidence – thing’s created with its purpose!
It is based on Allah master plan..
Amin Ya Rabb ~ please grant our wishes JJ


P.S: I think I’m getting drunk in the middle of writing *LOL* but I do have fun just as I had that night *LOL-LOL-LOL-LOL-LOL*


‖ So tonight, I'm gonna find a way to make it without you ‖

Tuesday, November 13, 2012

Live Your Life To The Fullest!



All, seumur-umur baru kali ini aku nonton Mister Tukul Jalan-Jalan yang nongkrong manis tiap minggu malam di Trans 7 pake acara nangis..
Bukan nangis gaya sobbing lagi tapi ini beneran nangis model `bursting into tears`, walopun ga sampe bikin tetangga sekelurahan bangun.. ―˛―
Why~Oh~Why??

Mau tau gara-garanya?
Kota tujuan si Mister buat jalan-jalan kali ini adalah the capital city of East Java Province..
Yup, tetangga deket aja ~ yang demi ke kota ini tuh, aku dengan bahagianya dulu spent more than 2 years-ku tidur di belaian Mama Panda tiap Senin pagi dan Jumat malem ♥

Okelah.. awalnya aku bikin nyambi aja dengerin acara ini di mivo.tv sambil bikin ketikan di space lain netty-ku (perhatian: TV di kamar lagi ngambek ‘cus si Kitani lagi rewel colokannya!).. badan masih berasa mushy karena flu masih belum totally pergi tapi gimana ya ~ nih mata beneran belom mau beranjak ke 5 watt...

Tim MTJJ kali ini beranggotakan 4 orang ~ Mister Tukul as Host, si imut Kak Citra Prima as co-host, Mbah Bejo paranormalnya and Jenny Cortez bintang tamunya.. plus beberapa narasumber di tiap obyek yang didatangi...
Bukan tanpa sebab obyek pilihan untuk jalan-jalan kali ini jatuh di Surabaya..
Yes, it’s National Heroes’ Day here in our beloved country.. :)
Diperingati tiap tanggal 10 November karena tepat 67 tahun lalu, terjadi heavy fighting antara tentara kita dengan British Allied Forces di Surabaya.. hmmm, it really was a story!!

Nah sependengaranku, obyek yang didatangi kali ini cuman 2 – pertama adalah Gerbong Maut ~yang sayangnya~ ga terlalu aku simak keseluruhan ceritanya but the point is nih gerbong dulunya ada 3 rangkaian (yang keshoot TV cuman gerbong ketiga – dan aku inget nomor gerbongnya itu GR 10152), di mana tragisnya – seperti cerita-cerita Gerbong Maut which we used to hear, rakyat yang terangkut di gerbong ketiga ini (berjumlah 38 orang) semuanya meninggal dengan menyedihkan (Ya Allah, sayangi mereka dan tempatkan mereka di sisi-Mu L).
*Eh, aku nemu blog yang nyeritain kisah Gerbong Maut ini.. aku juga denger kemarin, memang kisah ini masih nyambung dengan kota Bondowoso ~ let’s check it out yuk Guys! (http://bondowosocity.wordpress.com/)

Kisah Gerbong Maut ini udah lumayan bikin aku feel so touched karena narasumbernya emang pejuang asli tahun 1947 dulu yang masih hidup sampai sekarang ditambah explanation Mbah Bejo dan Kak Cit-Prim soal residual energy yang tersisa dari masa lampau.. *teng-tong!



Here we gooo... obyek kedua adalah Jembatan Merah – sounds famous, doesn’t it? :)
Di sini ini yang singkat banget but dengan suksesnya giving my skin goosebump loooh... bukan karena takut ya! tapi karena merinding bayangin yang terjadi di masa lampau.. ~~\(´μ`。)/~~


Di Jembatan Merah ini, hanya Mbah Bejo ama Kak Citra yang jadi main playernya – si Mister dan JC mungkin lagi took a break... biasanya memang ada sedikit waktu untuk paranormal `to have a sight` ~ semacam membaca situasi dan kondisi di lapangan.. pokoknya menangkap apapun lah yang bisa `tercapture` oleh kesemua inderanya sebelum kasih penjelasan ke kita-kita yang duduk anteng di rumah dan kagak bisa `ngliat` apa-apa (mending gini!)..


Lah kok ya, Mbah Bejo ini completely speechless... hanya bisa menerawang di pinggir jembatan (bukan menerawang dalam artian mistis tapi melihat ke arah yang jauh gituuu).
Maunya bercerita, tapi sumpah! beliau hanya menangis (nangis beneran rek!)
Kak Citra yang berdiri di sebelah beliau awalnya mau mencoba menggantikan Mbah Bejo giving any explanation gitu... tapi sama ae ~ air mata juga yang akhirnya keluar.. :(

Kata Kak Citra, di Jembatan Merah ini, yang tersisa adalah residual energy atawa rekaman masa lalu yang.. (aku juga bingung nih mau nulis pake kata apa!) ~ jadi yang tertangkap di indera beliau-beliau ini bukan makhluk-makhluk astral yang berpenampakan seram seperti di tempat-tempat angker... kata Kak Citra, sapapun (walo dia ga punya kemampuan khusus), yang mungkin sedang lewat di jembatan ini pas malam hari, coba untuk berdiri dan diam terpekur sejenak ~ nah, katanya bisa loh merasakan `something different` *merefer ke residual energy tadi..
Hmm, new term dan ini logis.. pantes aja ya, bangunan-bangunan tua itu – mau di Indo, mau di luar sono, pasti punya sisi misteri – semacam kisah masa lalu yang ikut terekam di fisik mereka (subhanallah ya berasa kayak orang aja ~ banyak banget misteri Ilahi yang musti digali nih J).

Hiks! yang ga bisa aku lupa itu wajah Mbak Bejo ama Kak Citra yang sedih banget, bahkan sampai saat aku nulis postingan ini... pasti sedih ya kalo `bisa` liat film asli perjuangan para pahlawan di masa lalu... katanya sih heroik traumatik banget (secara Guys, dengan peralatan minim melawan penjajah yang punya kekuatan kayak gitu! – benar-benar atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa!).
Mana di sela-sela scene ini, diselipkan potongan-potongan film hitam putih tentang perjuangan kemerdekaan negara kita dulu (yang biasa di film-film dokumenter dan di pojok bawahnya tertulis ARSIP NASIONAL RI).
Sayang, di YouTube/Website Trans 7 tayangan ini belum ada yang ngepost – pengen banget liat lagi... LL

Jadi bagiku, komplit sudah tayangan kemarin malam.. bahkan sebagai almost-closing-scene-nya, Mbah Bejo memekikkan kata “MERDEKAAAA!!!” sambil memberikan hormat ke arah luar jembatan itu.. sumpah – aku beneran bayangin pertarungan itu sedang berlangsung kemarin malam..

Oh ya, they also put my favourite song "Tanah Airku" as a backsound which made me thrilling even more.. huwaaaaaaaa Mamaaaaaaaaaaaaaaaa...... 
T_____________________________T

Mungkin yang bikin nguras emosi itu adalah ironi antara sejarah di masa lalu dengan `cikal bakal sejarah` yang akan tercetak di masa depan tentang persoalan bangsa Indonesia di masa kini ~ hmmm.. Indonesia ini baru merdeka 67 tahun tapi kenapa udah seruwet ini ya persoalan bangsanya (terutama soal budaya korupsi itu yang bikin getem-getem ~ bahkan saking getemnya, aku cuman berharap sama pengadilan akhiratnya Allah SWT!). Setuju ga sih kalo korupsi itu pembunuh nomor satu di dunia???? ya ga? yang bikin kemiskinan sampai berujung kematian itu..
( ⌣ ́_ ⌣ ̀)

Ayo ayoooo... yang generasi muda... do’a yang banyak yuk semoga kita bisa terhindar dari sifat-sifat tercela yang dilaknat Allah SWT.. semoga kita bisa menjadi generasi yang amanah.. yang berakhlak karimah juga..

And the best gratitude we can ever show for our national independence day is TO LIVE YOUR LIFE TO THE FULLEST! Bismillah.... JJ
*Bobok dulu yaaaaa.... it’s almost 2 a.m here..   

Monday, November 12, 2012

Toothache VS Heartache




“Lebih baik sakit gigi.. daripada sakit hati ini.. biar tak mengapa....”

Uh kata sapa? (ˇ_ˇ")
Neither toothache nor hearthace is good ~ they’re all the monsters ƪ_(☉▿▿▿▿▿▿☉)_ʃ  *ups! – cuman beda tempat doank.. satunya nyata dan dalemnya bisa diraba, kalo satunya hmm nyata juga sih tapi ga nyata a.k.a ga berwujud maksudnya, plus dalemnya ga bisa diraba langsung tapi kudu dirasa *cieh...
Kalo masih tetep keukeuh ama mendingnya sakit gigi, nih ada kutipan menarik yang aku baca dari blognya orang:
“Being a dental student, I have always read toothache is the worst kind of pain known to man. It has the potency to keep you awake the whole night, triggering migraine (if you have that demon), paralyzing your whole jaw-side, till you resort to the mercy of painkillers”


Ceritanya nih, siang menjelang sore (19/10) aku lagi enakan nonton TV di room~sweet~room.. Indosiar lagi nayangin K-Drama favorite The King 2 Hearts ~ lah pas seru-serunya fokus nggazing plus nday-dreamingin si Oppa Lee Seung Gi (hihihi lebih tua aku setahun berani-beraninya manggil Oppa :P) tiba-tiba monster yang bernama cenat-cenut *kalo kata Smash itu dateng!!

Olalaaaaaaaa... (✖╭╮✖)
Seumur-umur, baru kali ini aku ngrasain yang namanya sakit gigi – yang cuenut wal cuemutnya bukan kepalang!!!

Okay, 3 kali aku kena problem lubang di gigi – 2 kali bolongnya di bagian pojok atas gigi seri atas (I don’t know what its term ~ cuman waktu awal kena pas masih unyu banget SMP kelas 2, dokter sering menyebut istilah caries dentis alias karies gigi gitu – kebanyakan makan panas-panas terus langsung dihantam pakai minuman yang dingin-dingin.. ngerti ae Om Dokter iki! ^////^) – plus sekali ya pas barusan ini yang sakitnya killing-me-so-much-I-can-die-for-real! (T______________________T)

Nah, yang bolong di gigi seri itu (first case – when I was 14), seingetku aku ga pake acara minta surat rujukan ke puskemas dulu karena Mama langsung kasih ide untuk melarikan diri ke RSUD Saiful Anwar Malang *duh bahasanya.. itupun setelah bolongnya makin gede – emang belom sampe makan seperempat dari gigi seri sih! tapi udah mulai bikin aku berasa punya tahi lalat jadi-jadian di gigi.. rasanya sih alhamdulillah ga sakit blas kecuali kalo pas aku lagi usil checking kedalaman tuh bolongan pake tusuk gigi ~ aku suka tusuk-tusuk gitu dan WOW lumayan cemut juga!


Then, suatu hari di bulan puasa (waktu itu aku ama Mama lagi periodenya, jadi main gabrak aja periksa gigi ga takut batal!) menujulah aku ke RSUD ~ antrinya boooook parah!
HOoº°°ºoOam ((˘O˘"),,
Sampai juga giliranku, dokternya waktu itu udah bapak-bapak semacam Prof. gitu, asistennya banyak – mungkin lagi ada praktikum juga.. entah aku korban ke berapa yang diculek-culek giginya sedari pagi kok rasanya si Bapak Dokter udah mahfum aja.. langsung deh si gigi seri ditambal manual ~ blom jaman laser waktu itu jadi hasilnya yaaah agak mengecewakan karena ga rapi bahkan sampai dengan hari ini kalo dilihat-lihat secara seksama dan tidak dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, di pinggiran gigi seri itu kayak masih ada black circlenya gitu tapi okelah at least I don’t have a `black hole` anymore ~ yeayyyyy! (✿◠‿◠)

Terus.. terus.. (second case – jaman kuliah) setelah gigi seri kiri yang kena, saudara kandung si seri kanan juga ikut-ikutan give up ama bad habitku yang suka makan kuah panas plus minum minuman dingin.. cikal-bakal `black hole` waktu si seri kiri ditambal benernya udah ada tapi karena waktu itu luas permukaannya masih imunicaci banget alias masih kecil, jadilah I was kind of ignoring it!

Entah kenapa, si caries suka banget drilling a hole di pojokan atas (kalo casenya sepupu, si caries nyerang bagian belakang gigi seri dia, jadi komplit deh – susah buat dilihat, diraba dan diterawang, plus ditambal! – secara kudu ndongak-dongak).

Intermezzo: I was just goggling the picture of dental caries and OMOOOOO ~~ ngeri bok! Jadi feel so sorry nih ke gigiku, maap yaaa hehehe aku ga rajin ngerawat kamu-kamu-and-kamu.. tapi bolehlah nyombong dikit, waktu masih kecil aku bersaudara ga pernah punya pengalaman gigi gigis *kalo orang Jawa bilang.. kata Ayah, kita dibiasain disiplin soal sikat menyikat gigi :) walo waktu itu ancaman dan rintangan per-snack+candy-an di dunia anak kecil lumayan parah juga :(

Okay, back to the real story ~ proses penambalan yang kedua ini sekitar akhir tahun 2008 – hampir finishnya kuliahku dibarengi dengan besarnya diameter lubang yang lebih gedhe daripada si seri kiri dulu *bener-bener malesnya ya ke dokter.. saking parahnya ya Guys, tiap kali ngomong ama orang, rasa-rasanya orang itu udah ga fokus aja ama bahan obrolan – malah pandangan matanya main lari aja nyelonong ngliatin `black hole` yang lagi ngeksis nongkrong di gigi.. ╰(◣﹏◢)╯


Yang ga berani nanya, they might be just questioning.. kalo macam keluarga deket/tetangga deket/temen deket, yah aku kasih tau aja kalo itu caries dentis – yang bisa jadi mereka juga punya, cuman tempat nongkrongnya ga se-ekslusif and se-emphasize punya gua! Hahahaha XD XD *waktu itu pas lebaran 2008 pulang ke Kupang, agak lama juga ngejelasin ke saudara kembar yang ga kembar (red: Kak Ake) – dia mah parah banget pengen taunya! ( ⌣_⌣ )

Kali ini, aku udah ogah aja ke RSUD Saiful Anwar Malang lagi. Pikirku, cobalah ke puskesmas dulu, masak sih ga ada fasilitas tambal-menambal di sana. Akhirnya, aku pergi juga ke Puskesmas Kendalkerep dianter ama kakakku – di mana saran Ibu-Ibu Dokter di sana (sekali lagi pas kebarengan ama dokter lagi praktikum), lubang ini mending ditambal pakai laser biar hasilnya lebih rapi and awet (waktu itu yang punya fasilitas tambal pake sinar laser di Malang cuman 2 – 1 di RSUD Saiful Anwar Malang *oh noo!, dan satunya di Rumah Sakit BKIA Malang deket terminal Arjosari/depan Kantor Imigrasi Malang *thanks God, I prefer this!).

So, langsung deh aku meluncur ke sana bawa surat rujukan dari Bu Dokter. Kata Bu Dokter, eman *apa bahasa Indonesianya ya?, gigi Mbak bagus kok.. yang lain ga ada problem cuman caries di gigi seri ini aja ~ hehehe jadi makin males sikatan ~~> yang berujung pada case ketiga..
Hasilnya memang two-thumbs-up dah, lebih rapi daripada yang manual!!
Ongkosnya juga murah cuman IDR 60.000,- *maklum Rumah Sakit Pemerintah :)
ƪ(˘⌣˘)┐tori.. ƪ(˘⌣˘)ʃ tori.. ƪ(˘⌣˘)ʃ tori..

Okay, disaster ketiga seperti intro di awal tadi – entah kapan munculnya, rasanya tuh `white hole` *karena cuman krowak dan emang ga black! ~ langsung muncul aja seperti datang tak dijemput pulang kudu diantar.. Sumpah beneran walopun aku ga menjalankan filosofi `periksa gigi kamu ke dokter tiap 6 bulan sekali` *kalo aku mah periksa gigi kamu kalo udah parah hahahaha XD, tapi aku seneng banget mainin lidah di antara gigi-gigiku terutama geraham dan belum pernah kutemukan gigi yang trouble sejauh ini...

Eh lah kok ya, bulan Mei menjelang resign dari office, gigi geraham kanan atas nomor 2 dari belakang *jadi yang ukurannya giant itu – tiba-tiba kayak puthul/patah parsial gitu!. �(≧∇≦)� тι∂ααααααккккккккк..........!!!


Haduh apa pula ini, lagi hectic berat hampir tiap hari pulang larut malam ke kosan ada aja gangguan. Kata Ance – adek kesayangan di kantor, udah Mbak beneran itu pakai aja buat reimburse jatah MBA Benefit yang tersisa. Aku pertama ngokein saran dia, tapi ya itu kapan ada waktu buat ke dokternya?. Mana kuitung-itung, jarak antara ke dokter yang at least butuh 2 kali ketemu dengan proses reimburse ke HR – wah mepet banget... eman sih benernya ama limit MBA yang masih melimpah ruah tapi yaaa sutralah...
=(●´З`)ノ

Time went by, alhamdulillah si gigi sama sekali ga cari perhatian termasuk 3 bulan tripku ke NL ~ malah waktu itu, kakakku yang sempat pergi ke dokter gigi dan pulangnya kita malah asyik cerita-cerita soal gigi bolong hihihihi sampai mampir ke YouTube segala *maklum rasa penasaran model apapun kalo di sana ngikisnya pakai browsing di internet ;)

Sepulang dari 3-months-trip pun huehehe aman terkendali cuman sekali-dua kali-tiga kali-empat kali, ada cemut-cenut yang menyerang.. ya di seputaran gusi gigi geraham yang lagi trouble, pipi dan rahang sebelah kanan yang kadang terhubung juga ke telinga dan rasanya itu – hohohoho nyelekittttttt banget walo ga diapa-apain.
~~\(´μ`。)/~~

Kalo cemut lagi melanda, biasa aku tekan-tekan kuat kedua gigi bagian atas ama bawah terus aku tempelin nih pipi ke bantal kuat-kuat.. pengen banget ga ngerasain nih sakit ~wadehel banget soale!~ (T______________________T)

Sebelum kakak-kakakku pulang balik ke NL, mereka benernya udah kasih mandat supaya aku buruan pergi ke dokter sebelum nih `white hole` makin rewel aja!
Waktu itu, sampai merinding denger cerita si kakak ipar di Airport Soe-Hat – yang waktu ditambal dulu, pakai acara dibius pake suntik biar ga sakit – HAH SUNTIK?? APAAAAA?!?!?!?!??!!
&Y*#!&$)$#!>:”<{{*#(@!^$@!%$*(*)#&@^Y%$%^! *ampuuuuuuun sumpah makin berat aja kaki ini dipakai untuk melangkah!!!

Sepulang dari Jakarta, tekad ini sudah bulat untuk pergi ke dokter gigi ~ buktinya? mulai dari ambil sisa-sisa harta kekayaan di ATM untuk fee tambal gigi, ambil KTP asli yang sempat dijadikan jaminan untuk sewa tripod pigura, plus cari-cari info perbandingan soal tempat terenak dan termurah untuk tambal gigi (waktu itu aku beneran pengen cari yang ga pakai acara disuntik segala!!!!).


Nah nah nah betul kan kelamaan punya tekad akhirnya kenyataan pahit yaitu sakit yang terakhir ini yang finally-oh-finally bikin aku rasanya pengen lari aja ambil semen buat nambal nih gigi.

Ya sore itu, sore yang terlalu indah untuk dihabiskan dengan merana kesakitan menahan penderitaan yang tak kunjung padam *halah.. berbagai pose wuenak sudah kucoba supaya nih cemut bisa kusmash pergi – mulai dari teknik lawas meringkuk sambil nekan kuat nih gigi ~geretuk-geretuk~.. kepala sebelah kanan mulai migrain – aku pukul-pukul deh biar ga terlalu cenut rasanya.. rahang, pipi, telinga, hidung, ujung kelopak mata yang diserang ga pakai antrian.. haduh Maaaaaaaaaaaaakkkkk! mana nih drama lagi intens-intensnya scene si John Mayer yang naudzubillahimindzalik psikopatnya.. klop sudah penderitaanku sore itu... 


Aku yang sekarang amat sangat menghindari penggunaan obat kalau sakit terpaksa turun dari kamarku... merengek nanya obat gigi ke Mama ~ “Mah, gigiku suakittttt puollllllll, ga separah ini Mah biasane, ga duwe obat a Mah?”.
Kata Mamaku sih Mama biasa minum Cataflam 50mg hargane 5000-an susuk dikit, cuman waktu itu stok lagi kosong soalnya kan jarang-jarang juga serumah kena sakit gigi. Thanks God, sore itu dengan so sweetnya Mama jalan ke apotek Glintung yang terdekat dari rumah beliin 4 biji Cataflam 50mg *warnanya pinky-pinky gelap gitu.. 1 kuminum, satunya diminum Mama *bilangnya Mama, gigi juga lagi rewel – la kok epidemi gini ckckckck
w(>,<)w... yang 2 lagi jadi stok – wah Minggu besok kan saatnya tamasya sekampung ke Selorejo ~ daripada takut kenapa-kenapa stok Cataflam aku culik deh hehehehe kaburrr ε=ε=(ノ≧∇≦)ノ


Masa kerja obat ternyata lumayan cepat juga walopun ga secepat Antalgin *yang kuminum kalo pas aku sakit kepala/pusing yang beneran sakit bukan karena lagi broken a.k.a tongpes tujuh keliling hehehehe ;)

Obat yang kuminum setelah makan nasi hangat sedikit *saran Mamaku ‘cus obat keras katanya!, kupikir bisa disambi ama beberes rumah sore itu, ternyata aku sempat menyerah sebentar sekitar 20-30 menitan ambruk di kasur karena nih sakit sudah menjadi-jadi...
Lalu tiba-tiba WHOOPPP ALHAMDULILLAH TERIMA KASIH YA ALLAH AMPUNI AKU ~ si cemut wal cenut main ilang aja hehehe asyik! ~(‘▽’~) (~’▽’)~


Aku berbinar-binar bikin laporan ke Mamaku ~ hahaha katanya Mama kasian liat aku kok merana sambat sakit gigi *tumben sambat maksudnya!, akhirnya jalan ke apotek panas-panas lewat pinggir..
Makasih Mamaaaaa, so thrilling! ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥

Laaaa, baru Rabu depannya (24/10), aku pergi pagi-pagi ke Rumah Sakit BKIA Malang tempat aku nambal caries dentis yang kedua.. ternyata banyak juga pagi itu yang ngeluh giginya sakit ~ malah rasanya lebih parah dari kasusku ~ lah mereka sampai memutuskan sendiri pengen dicabut aja giginya biar ga sakit lagi selamanya...

Haduh, adakah yang lebih ngeri dari kasus-kasus di dunia pergigian selain being ompong???? Stay away – jangan sampai deh Guys! ( ⌣ ́_ ⌣ ̀)

Aslinya aku dapet antrian yang pertama di Poli Gigi (di sini, Poli Umum dengan Poli Gigi dibedakan), tapi karena kartu berobatku ketlisut entah ke mana, terpaksa deh aku baca prosedur pendaftaran yang nempel di kaca loket dan harus daftar baru lagi untuk jadi terawat (means: yang dirawat, yang butuh perawatan :D).. tapi gapapa – ga material juga ’cus aku jadinya meluncur ke antrian kedua hehehe :D
Lebih tewurnya lagi, Ibu yang ngantri nomor urut pertama dengan rela hati *maklum kita juga curcol-curcol lama soal gigi! menyerahkan posisi antrinya itu ke aku ‘cus si Ibu yang entah siapa namanya dipanggil dulu ke Poli Umum (ceritanya Ibu itu antri di 2 jalur, Umum dan Gigi)

 ˚*•.¸˚*•.¸ =D♓α☆ ♓α ☆♓α=))¸.•*˚¸.•*˚ =))

Horeeeeeee ~ aku masuk duluan *walopun sempat lama juga ga dipanggil-panggil – mungkin Bu Dokter lagi nyiapin batin bakalan ngadepin kasus-kasus aneh pada hari itu hehehe :)
Let’s gooooo, pertemuan pertama ini oleh Bu Dokter, si suspect diperiksa tingkat keparahannya (untung belom parah katanya), dibersihkan, dibor (aduh ngapain sih pakai dibor segala kan eman tuh dentin dan email gigi yang masih kuat – tanya kenapa??), terus diberi semacam bahan kayak kapur yang rasanya tembakau bangettttttt... (¬_¬")

20 minutes and IT’S DONE yeayyyyy – disuruh Bu Dokter kembali lagi minggu depan ~ ongkosnya IDR 10.000,- saja (oh ya, untuk biaya pendaftaran Kartu Berobat tadi gratis ‘cus aku bisa nunjukin KTP Penduduk Malang – senangnya kalo biaya-biaya kesehatan gini gratis!) ♓εε♥♓зз♥♓εε♥♓зз☺

Aku sempat nanyain soal tingkat keparahan, rasa tembakau yang the more I think ga penting banget ditanyain *gapapa deh Dok, amal!, selama nunggu seminggu ini si suspect boleh diapain aja (katanya sih nunggu 1 jam aja sesudah itu boleh dipakai buat makan – alhamdulillah sesuatu ya :D), ama soal bersih-bersih karang gigi – pengen bangetttttt (kalo ini, kata Bu Dokter jangan dalam minggu yang sama ama pas balik buat tambal permanen ‘cus waktu tambal permanen ntar kita bakalan banyak say “AAAAAAA” alias melongop hehehe :D

Oh ya, aku minta tolong diperiksain juga gigi-gigi yang lain – apa ada ancaman dalam waktu dekat ini (kalo bisa sih dalam jangka panjang juga) ~ kata Bu Dokter so far so good sih pokoknya rutin aja periksa gigi setiap 6 bulan *loh kannnnnnn....

Okay – selama waktu nunggu 1 minggu itu, ga ada keluhan selain rasa pahit tembakau dari bahan yang ditambalkan sementara ke si suspect.. kalo dibuat ngunyah yang ga aturan sih pasti sakit even this time loooh (hiks, kemampuan mungkin masih tetap sama tapi kekuatan gigi untuk mengunyah ga akan pernah bisa balik lagi seperti semula yaa?
(T______________________T)).. aku coba liat di kaca – wah apa warnanya emang putih gini ya? beda ama gigi aslinya *hehehe apa saking kuningnya nih gigi asli... sumpah-sumpah waktu itu aku pikir ini bakalan jadi bahan tambalan permanen (jadi waktu balik itu tinggal dilaser doank – maklum waktu tambal gigi pakai sinar laser yang pertama kali kan main langsung aja ga pakai nunggu seminggu baru balik :P)..

Dan ternyata.... enggak loh karena waktu Rabu depannya balik (31/10), proses yang kuceritakan di awal diulang lagi bahkan kali ini hasil bor beneran terasa.. meninggalkan lubang yang yaaahh hampir seluas gigi geraham itu sendiri (waktu aku kumur kan aku nyelonong mainin lidahku – checking si suspect hehehe :D) – edan, padahal nih lubang kecil loh awalnya...

Dan... aku beneran ga ngira bahan tambalan yang sempat kukira permanen itu, cuman dikerok aja pakai semacam pinset yang ujungnya ada pengaitnya – ternyata main mberodol aja.. huahahahaha ketepi puollll! 
Wɑº°˚ ˚°º≈kɑº°˚ ˚°ºkɑº°˚ ˚°º≈=))
Bu Dokter juga konfirmasi apa selama nunggu kemarin ada keluhan ngilu, ngganjel and so on and so on... dan kujawablah sesuai apa adanya (btw, Bu Dokternya masih inget ma wajahku... lah pas masuk ke ruang poli gigi, beliau tau kalo aku mau tambal permanen :D :D hahaha apa sejelas itu ya wajah orang yang tersuspect gigi berlubang? tapi ama gigiku, beliau rada lupa gigi mana yang kena kasus hihihihi :P)

Proses memakan waktu sekitar 30-40 menitan.. and she’s right – aku sampai capek melongop hehehehe yang penting ga pakai acara suntik (segitunya ya ama jarum, abis aku lupa rasanya disuntik.. terakhir donorpun itu udah lebih dari setahun yang lalu *snip snip :()
ωααααααασσσσωωωωωωω ωααααααασσσσωωωωωωω ωααααααασσσσωωωωωωω
WELL DONE, ongkosnya IDR 50.000,-.. "Makasih banyak, Dokkkkk!!!!" pamitku..
Gigi langsung bisa dipakai ngapa-ngapain dan setelah aku cek di rumah WOOOOOOOOW kayak ga pernah bolong nih gigi... mulus booook!


Warnanya sama loh ama gigi asli walopun saking mulusnya, jadinya kayak papan seluncur ga ada ringgik-ringgiknya kayak bentuk gigi geraham yang semestinya..

Dan... cerita toothache-ku pun berhenti sampai di situ.... amin semoga ~ terima kasih Ya Allah! ^_______________________________________^ 
♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥

Sunday, November 4, 2012

My Question Tonight


Dear Allah..

Please forgive me, it is not that I am being impertinent but tonight I have a question for You..
Is it me who is so pity :( or is it they who are indeed very lucky but for some reasons, I think they are not worth for what they got..!!!!!
Well, I am not envious or even holding a grudge inside..
I just want them to understand me!

│Hey, I MEAN IT!! Don't pretend as if nothing happened!│
Please, correct me if I am wrong and guide me to the straight way :)


P.S: I may lie to others yet I am happy that there is no single barrier between You and me J I so much believe in Your beautiful plan..
    

│ and i don't want the world to see me, cause i don't think that they'd understand │

Tuesday, October 16, 2012

Happy Birthday, Mom!



Tuesday, October 16, 2012

Before today is over and tomorrow comes, give me some times, sheets and a pen to celebrate your special day of life in my diary..

I am afraid I can not make it into the right tone so I will write it in Bahasa :)

Hari ini, tepat 52 tahun yang lalu Mama hadir di dunia..

Hari yang akan selalu membuatku bersyukur karena kehadiranmu menjadikanku hadir di dunia ini..
Yes, I am here because of you, Mom..
And I just want to say....
"Thank you for always loving me unconditionally..
Thank you for always being there for me whenever ups or downs..
Thank you for always supporting me even when the whole world say it's not possible..
Thank you for always wishing me the best even when I didn’t do it my best..
Thank you for always making my days..
Thank you for being my wonderful Mother ~ as always..."

Maaf Ma, pagi ini tidak ada bunga, kue beserta lilin yang kupersembahkan untukmu :(
Hanya kuselipkan munajat di sela perjumpaanku dengan-Nya malam ini,
اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا.
"Semoga Allah SWT senantiasa menganugerahi Mama dengan kesehatan, kekuatan iman, rejeki, serta umur yang panjang dan berkah..
May all your dreams and wishes come true, Mom!"
(I do wish that He gives me a chance to be a part of “the journey of making your dreams come true”) :)

Oya Ma, akhir-akhir ini sering ku lihat kecemasan yang tersurat di kata-katamu maupun tersirat di wajahmu..

I am sorry to always make you feel anxious in each period of my life ~ for any different reasons.. 

But please don’t..

  
Bekal yang kau berikan padaku untuk mengarungi kehidupan yang rumit ini lebih dari cukup sehingga bahkan akupun takkan pernah mampu membalasnya..
Just believe me, I can do it since I am your daughter, aren’t I? :)
Hanya kupinta ridlo-mu selalu karena Allah SWT hanya akan meridloi langkahku jika engkau meridloiku..

Eventually....

Here is one of my favourite song that definitely reflects how much you mean to me just as a mother means to her children :)



Number One For Me ~ Maher Zain 

I was a foolish little child

Crazy things I used to do
And all the pain I put you through
Mama now I’m here for you
For all the times I made you cry
The days I told you lies
Now it’s time for you to rise
For all the things you sacrificed
Oooh
If I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you
Mom I’m all grown up now
I’ts a brand new day
I’d like to put a smile on your face everyday
Mom I’m all grown up now
And it’s not too late
I’d like to put a smile on your face everyday
You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
Oh oh
Number one for me
Now I finally understand
Your famous line
About the day I’d face in time
Coz now I have a child of mine
Even though I was so bad
I’ve learnt so much from you
Now I’m trying to do it too
Love my kids the way you do
Oooh
If I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you
Oooh
If I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you
Mom I’m all grown up now
I’ts a brand new day
I’d like to put a smile on your face everyday
Mom I’m all grown up now
And it’s not too late
I’d like to put a smile on your face everyday
You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
Oh oh
Number one for me
There is no one in this world
That can take your place
Oooh I’m sorry for ever taken you for granted
I will use every chance I get
To make you smile
Whenever I’m around you
Now I will to try to love you
Like you love me
Only God knows how much you mean to me
Oooh
If I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you
Oooh
If I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you
Mom I’m all grown up now
I’ts a brand new day
I’d like to put a smile on your face everyday
Mom I’m all grown up now
And it’s not too late
I’d like to put a smile on your face everyday
The number one for me
The number one for me
The number one for me
Oh oh
Number one for me


Genuinely, how grateful I am to have you as my mother :)
Love you, Mom!

With all the love I have,

Your Daughter :)


P.S: “If there is just only this life, I would want to make it with you. And if there are more than thousands of lives, I would still want to make it with you..”

Friday, September 28, 2012

Welcome To My Blog!





السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hi all, this blog is finally released.. :)

Some of you might be questioning “Hari gini baru punya blog?”.
Well, it is better to be late than never, kan? – klise :D
There’s always story to share indeed, terutama di tahun 2012 yang bagiku ‘what a year’ banget – yet I have no time to write it down (*time is not the real reason, I think :P). Nah, dengan adanya momen di mana aku finally decided to click the ‘create a blog’ button kemarin, it means I have a commitment to be a blogger *not the professional one sih – yang mempercayakan lembar demi lembar halaman blognya as her personal diary.
I’ll be honest and try my best, then! :)

Di postingan pertamaku ini, I will write shorter than I thought :)

By the way, as the last paragraph, aku mau share juga alasan pemilihan judul blog “I’m Not A Girl ~ Not Yet A Woman” di atas, kira-kira apa ya? *sok penting, padahal gak ada yang nanya juga :D
.. It is one of my favourite line as I put it on my Facebook profile also.. menggambarkan sisi complicated of being 20-something – as I’m not a girl, not yet a woman..

See you at the next post! \(´▽`)/